RSS Feed
Showing posts with label sajak cinta. Show all posts
Showing posts with label sajak cinta. Show all posts

Friday, 20 May 2016

Cinta adalah benci dan benci adalah rasa yang terlahir dari cinta


Bagiku, cinta manusia adalah pisau bermata ganda, masalah antar manusia justru seringkali timbul karena rasa cinta antar sesamanya. kecintaan yang begitu besar seringkali justru menimbulkan masalah bagi yang dicinta, begitu pula rasa benci yang seringkali timbul akibat dari rasa cinta. rasa terhadap satu manusia dapat menimbulkan rasa benci terhadap manusia yang lain

Thursday, 23 April 2015

Pada Suatu Ketika II - Saat Pandangku Membentur Matamu


Akhirnya tiba jua
Suatu saat yang tak pernah kuterka
Saat pandangku mulai tertuju dan membentur matamu
Saat matamu memalingkan pandangku
Pada Tuhanku

Tuesday, 9 December 2014

Introvert II

Aku tak pernah menyalahkanmu
Tak juga ia 
Tak juga takdir
Hanya aku,
Aku saja

Aku tak pernah menyalahanmu
Ketika kau berucap:

"Aku ingin terbang ke seberang sana"

Setiap dari kita memiliki sayap
Setiap dari kita memiliki pilihan
Di belahan langit mana
Kau ingin melayang terbang
Di belahan bumi mana
Kau ingin berpijak

Wednesday, 16 November 2011

Biar Bidadari Pergi


Sudah kubilang biarkan bidadari pergi aku adalah seorang berandal, biarlah hanya yang tersisah berserakan bagiku. Biar ku-eratkan tiap serakan menjadi satu yang hanya milikku .

Palembang, 15 november 2011
____________________________________

I know that i am the one
confince myself it must be true . . .

Sunday, 30 October 2011

Tak Ter-kira


Sulit dikatakan saat sesuatu mendominasi fikiranku, membuatku lbih brsmangat, lebih tegar disaat sulit, lebih banyak tersenyum dan tertawa. Ia mencipta nuansa indah yang dengannya hidup terasa lebih berharga. Ia adalah 'sesuatu' yang unik yang ia sndri tak menyadarinya...

Alvin Kautsar

Thursday, 27 October 2011

Jika Hidup Adalah Pilihan . . .


Jika hidup adalah akumulasi dari berbagai pilihan di masa lalu, apakah meninggalkanmu adalah pilihan yang tepat ?

-I miss you dear, don't know what i have to do-

Saturday, 8 October 2011

Kesedihan Kosong


Resah beserta keluh kesahnya menutup lelah,
Rerangkaian angkara menjadi tabir pada air mukanya
Hingga tiba fajar pada terbitnya,
Ia kembali mencoba untuk mengeja sebuah nama
__________________________________

Palembang, September 2011
sedang menyadari bahwa ada sesuatu yang hilang
tapi entah apa . . . ?

Monday, 26 September 2011

Tak Sempat


Kita terlanjur berpisah, tanpa sempat mempersilahkan beberapa tanya
Ataupun saling memperdengarkan beberapa derit kata
Mungkin karena bahasa, atau mungkin karena kita tak sanggup mengeja kata
Kemudian kita benar-benar berlalu layaknya bayu, tenang tanpa kebisingan yang pasti . . .

Thursday, 31 March 2011

Mata sang penerjang malam


mata itu . . .
yang t'lah terjatuh bersama riuh . . .
renyainya,menyelipkan duka
resahnya menghempaskan indah

mata itu . . .
mata sang kabut, sang penerjang malam

mata itu . . .
yang mereka tak tahu
Tetap kokoh meskipun ditengah ngilu sembilu . . .

Wednesday, 30 March 2011

Kesatria kuda . . .


Kesatria kuda berlari menyibak pekat
Mengejar cahaya bintang jatuh
Yang membawa seorang putri renjana . . .
Sang kesatria mungkin saja terpana
Dengan keanggunan sang putri surga
Tapi,kalut hati sang kesatria . . .
Haruskah ia meninggalkan kuda perangnya . . . ?

Monday, 13 December 2010

Kepada mata itu (untuk mata pejuang palestina)


kepada mata itu . . .
aku ingin bercerita tentang samudra
tentang luasnya, tentang indahnya . . .

Kepada mata itu . . .
...kedalamnya aku ingin menerobos waktu
menembus tiap luka, tiap nanah . . .

kepada mata itu . . .
kepadanya inginku bertanya
apakah itu . . .
mungkinkah
benarkah ini lukaku . . . ?

Friday, 12 November 2010

Lagi-lagi . . .


Lagi-lagi . . .
Hujan membawa pemikiran filsafatnya
Ke dalam rintik nyanyian hidupku
Ia genangkan beberapa kata
Dan menambahkan sebaris sajak tentang aku dan Tuhanku

Sajak yang kunyanyikan
Dikala aku merindukan keanggunan
Yang lebih dari yang aku dan kau pernah bayangkan

Saturday, 9 October 2010

Kembalilah




Jika cawan telah kering
Seperti jiwamu
Janganlah berlari

Kemiskinan yang mengekang
Membuatmu lebih suka
Menarik kutang, membuka paha
Kutahu itu bukan dirimu

Monday, 16 August 2010

TIGA

Takut-ku tak mampu lagi menuai asa
Dengan semua resah yang terkunci mati didalam diri
ketika aku harus tersesat pada TIGA
Persimpangan antara Aku, Kau dan Dia

Dan bilakah kebenaran itu t'lah dekat
Maka, biarkan Ia melekat
Menutupi egotist hati
Related Posts with Thumbnails