Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts
Thursday, 9 July 2015
Lembar - lembar Anekdot
Secara keseluruhan hidup ini merupakan anekdot
Tahun-tahun yang kau lalui adalah Bab demi Bab-nya
Bulan-bulan yang kau lewati adalah Alineanya
Hari demi hari yang kau jejaki adalah tiap-tiap barisnya
Tiap jam yang kau pijaki adalah tiap-tiap katanya
Dan detik yang kau jalani adalah huruf-hurufnya
Thursday, 23 April 2015
Pada Suatu Ketika II - Saat Pandangku Membentur Matamu
Suatu saat yang tak pernah kuterka
Saat pandangku mulai tertuju dan membentur matamu
Saat matamu memalingkan pandangku
Pada Tuhanku
Labels:
akhir,
bertanya,
bosan,
ibadah,
islam,
ketika,
mata,
memandang,
pada suatu ketika,
pandangan,
pasangan,
puisi,
rindu,
sajak,
sajak cinta,
sajak islam,
saling pandang,
tak tahu,
tanya
Saturday, 18 April 2015
Pada Suatu Ketika I
Pada suatu ketika yang tak pernah kita terka
Ketika setiap kata
Tak mampu lagi menerka
Ketika setiap terka
Tak mampu lagi berubah jadi kata
Labels:
akhir waktu,
cinta,
diakhir waktu,
end of time,
hari akhir,
islam,
kiamat,
menerka,
pada akhirnya,
pada suatu ketika,
penghakiman,
prologue,
puisi,
puisi islam,
sajak,
suatu ketika,
terka,
waktu
Monday, 29 September 2014
Angan, Ingin, Angin . . .
Ah . . .
Begitu banyak sekali angan dan ingin
Yang berkecamuk dikepalaku
Tentang ketiadaan bendera-bendera
Tentang negara dunia
Dalam satu Izzah
Monday, 4 August 2014
Mungkin, Seperti Itulah Maksudnya
Dalam Filsafat Yunani dikenal empat buah kata untuk menerjemahkan kata “Cinta”, yaitu “Eros”, “Philia”, “Storge”, dan “Agape”.
“Eros” adalah cinta romantis yang juga menyiratkan keinginan untuk memiliki dan dimiliki.
“Philia” adalah cinta yang bukan berada dalam konteks romantis, melainkan cenderung kepada persahabatan. Tidak ada keinginan untuk saling memiliki, melainkan sudah tahu sama tahu bahwa saling bisa mengandalkan.
“Storge” merujuk kepada sebuah kasih sayang yang alami datang akibat hubungan darah.
Sedangkan “Agape” adalah cinta yang bersifat lebih rohaniah dan sederhana. Altruistik. Tidak mengharapkan apapun untuk dirinya sendiri. Hanya ingin memberi.
“Ambillah. Semuanya untukmu” sesederhana itu.
Mungkin seperti itulah yang dimaksud oleh Sapardi Djoko Damono dalam puisi yang digubahnya pada tahun 1989 berjudul "Aku Ingin". Kayu hanya diam saja saat dilalap api sehingga kayu itupun habis dan hangus. Demikian pula awan, saat hujan turun dan sedikit demi sedikit mengikisnya menjadi habis.
“Eros” adalah cinta romantis yang juga menyiratkan keinginan untuk memiliki dan dimiliki.
“Philia” adalah cinta yang bukan berada dalam konteks romantis, melainkan cenderung kepada persahabatan. Tidak ada keinginan untuk saling memiliki, melainkan sudah tahu sama tahu bahwa saling bisa mengandalkan.
“Storge” merujuk kepada sebuah kasih sayang yang alami datang akibat hubungan darah.
Sedangkan “Agape” adalah cinta yang bersifat lebih rohaniah dan sederhana. Altruistik. Tidak mengharapkan apapun untuk dirinya sendiri. Hanya ingin memberi.
“Ambillah. Semuanya untukmu” sesederhana itu.
Mungkin seperti itulah yang dimaksud oleh Sapardi Djoko Damono dalam puisi yang digubahnya pada tahun 1989 berjudul "Aku Ingin". Kayu hanya diam saja saat dilalap api sehingga kayu itupun habis dan hangus. Demikian pula awan, saat hujan turun dan sedikit demi sedikit mengikisnya menjadi habis.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Kata cinta seperti apa yang tak sempat disampaikan oleh kayu dan awan itu ya ?
Saturday, 2 August 2014
Kaca Rapuh
Kita ini kaca,
Kita rapuh,
Kita retak,
Kita pecah . . .
Haruskah kita berserak sekarang ?
Haruskah kita memilih,
Untuk hanya mengingat ukiran itu,
Atau Mengukir dan menegakkannya kembali ?
Jangan rapuh,
Jangan retak,
Jangan pecah,
Islamku . . .
Wednesday, 30 July 2014
Sedikit Saja Cintaku Padamu
Sedikit saja cintaku padamu,
Takut Allah cemburu dan mengambilmu dariku
Sedikit saja cintaku padamu,
Takut kapal karam tak sempat berlabuh
Sedikit saja cintaku padamu,
Tak banyak, dan tak akan lebih dari itu
Labels:
Allah,
cemburu,
cinta,
islam,
islami,
jatuh cinta diam-diam,
maha pencemburu,
maha pencinta,
pecinta,
pencemburu,
prosa,
puisi,
sajak,
sang maha,
tuhan
Thursday, 22 May 2014
Perbedaan antara Jenius dan Kebebalan
Ada sebuah nasihat dari seseorang yang bisa dikatakan sebagai seorang manusia yang beruntung di dunia karena diberkahi kemampuan berpikir dan bernalar yang sangat baik dalam ilmu eksakta, yah . . . si Albert Einstein, nasihatnya kira-kira begini:
"Perbedaan antara Jenius dan Kebebalan adalah, bahwa Jenius memiliki batas".
Ada baiknya untuk bercermin pada nasihat ini, terutama jika kita sebagai seorang muslim yang dituntut untuk menjadi seorang pemikir yang handal. Seseorang yang memiliki fikrah yang tajam.
Labels:
Allah,
antara jenius dan bodoh,
Batas,
batasan,
bebal,
bebas,
bodoh,
HAM,
Hukum,
Hukum Islam,
islam,
jenius,
kebebasan,
kemanusiaan,
kesombongan,
mengatur,
muslim,
perbedaan antara jenius dan bebal,
sok pintar,
sombong
Saturday, 22 March 2014
Kepekaan terhadap rangsang sebagai ciri utama organisme hidup : Sebuah refleksi religius seorang mahasiswa biologi
Bayangkan jika tidak ada rasa sakit, letih dan pegal. kita tidak akan tahu sejauh mana tubuh kita dapat bekerja dengan baik, kapan kita harus istirahat, dan kita tidak tahu apakah perubahan kondisi lingkungan disekitar tempat hidup kita cocok untuk keberlangsungan hidup.
Tidak ada yang sia-sia, bahkan untuk rasa sakit yang tidak pernah seseorang pun ingin merasakan. namun, pandangan ini hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang berilmu dan berpikir. orang yang tidak berilmu dan tidak berpikir hanya dapat mengeluhkan rasa sakit dan pedih tanpa bisa memikirkan hikmah dibaliknya.
Thursday, 26 January 2012
Warning . . . ! Ghazwul Fikr On Entertainment

”Penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang dungu.Tidakkah kau lihat mereka menenggelamkan diri dalam sembarang lembah hayalan dan kata, dan mereka suka mengujarkan apa yang tak mereka kerjakan kecuali mereka yang beriman, beramal baik, banyak mengingat dan menyebut Allah dan melakukan pembelaan ketika dizalimi”.(Terjemahan QS. Asysyu’araa: 224-227)
Teman-teman pernah inget kasus penyanyi ariel ?
nah, ayat ini cocok buat dia. kita harus hati-hati jika kita nge-fans sama penyanyi yan disini dikiaskan penyair. mereka menulis sajak melodi indah penuh pujian halus dan keindahan dunia dengan rangkaian
Friday, 18 March 2011
SEPOTONG ROTI PENEBUS DOSA

Abu Burdah bin Musa Al-Asy'ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: "Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti."
Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun. Tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya, kecuali pada hari-hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami-isteri. Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya, kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan solat dan bersujud.
Akhirnya dalam pengembaraannya itu ia sampai ke sebuah pondok yang di dalamnya sudah terdapat dua belas orang fakir miskin, sedangkan lelaki itu juga bermaksud untuk menumpang bermalam di sana, karena sudah sangat letih dari sebuah perjalanan yang sangat jauh, sehingga akhirnya dia tertidur bersama dengan lelaki fakir miskin dalam pondok itu. Rupanya di samping kedai tersebut hidup seorang pendita yang ada setiap malamnya selalu mengirimkan beberapa buku roti kepada fakir miskin yang menginap di pondok itu dengan masing-masingnya mendapat sebuku roti.
Sunday, 6 February 2011
Facebook: Antara Akal Besar dan Nasib Baik

Hidayatullah.com--Kata-kata mutiara dalam Bahasa Inggris menyebutkan: "Great minds discuss ideas. Average minds discuss events. Small minds discuss people." (Orang berakal besar membicarakan ide-ide. Orang berakal sedang membicarakan kejadian-kejadian. Orang berakal kecil membicarakan orang).
Akal besar hanya dimiliki oleh orang-orang besar. Orang besar pasti mempunyai akal besar. Untuk menjadi orang besar haruslah mempunyai akal yang besar. Akal besar hanya dimiliki oleh mereka yang selama hidupnya bergelut dengan hal-hal yang besar yakni ide-ide.
Otak yang dimiliki orang yang berakal besar penuh dengan ide-ide. Tema utama pembicaraan mereka dalam kehidupan sehari-hari adalah ide-ide. Mereka mendedikasikan jatah umur, waktu, tenaga, pikiran dan harta yang mereka miliki untuk memikirkan, menghasilkan, membicarakan, membahas, mendiskusikan, menyebarluaskan dan merealisasikan ide-ide.
Thursday, 4 November 2010
Di Rumahku Ada Surga

Taman punya kita berdua
Tak lebar luas, kecil saja
Satu tak kehilangan lain dalamnya
Bagi kau dan aku cukuplah
Itu penggalan puisi Chairil Anwar, 1943, tentang rumahnya yang disebutnya taman. Taman hati. Taman hidup. Sempit ruangnya. Tapi cinta membuatnya jadi terasa cukup lapang dalam dada. Cinta membuatnya nyaman dihuni :
Kecil, penuh surya taman kita
Tempat merenggut dari dunia dan manusia
Kenyamanan. Itu rahasia jiwa yang diciptakan cinta: maka kita mampu bertahan memikul beban hidup, melintasi aral kehidupan, melampaui gelombang peristiwa, sambil tetap merasa nyaman dan teduh. Cinta menciptakan kenyamanan yang bekerja menyerap semua emosi negatif masuk ke dalam serat- serat jiwa melalui himpitan peristiwa kehidupan. Luka- luka emosi yang kita alami di sepanjang jalan kehidupan ini hanya mungkin dirawat di sana, dalam rumah cinta.
Labels:
cinta dan islam,
islam,
tentang cinta dan islam
Tuesday, 2 November 2010
Sayap Yang Tak Pernah Patah
Oleh: M. Anis Matta
Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka 'majnun', lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas.
Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap ditengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung:
Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka 'majnun', lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak berbalas.
Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap ditengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung:
O burung, adakah yang mau meminjamkan sayap
Aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati.
Labels:
cinta dan islam,
islam,
tentang cinta dan islam
Monday, 18 October 2010
KEBOHONGAN NATAL 25 DESEMBER
.jpg)
SEJARAH NATAL
Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih - yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325 - 354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).
Kelahiran Yesus Menurut Bibel
Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1:8 dan Matius 2:1, 10, 11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dan kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung. Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat yang bagi mereka di rumah penginapan. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
Labels:
cinta dan islam,
islam,
kebohongan natal 25 desember
Sunday, 10 October 2010
Cemburu Bagian Dari Hidup Wanita

Cemburu merupakan pembawaan kaum wanita. Tidak jarang seorang wanita cemburu gara-gara perkara yang sepele. Karena itu seorang suami harus menjaga diri terhadap hal yang demikian dan hendaknya jangan sampai keliru dalam meluruskan masalahnya.
Ini jika sang istri tidak berkepanjangan dalam kecemburuannya. Jika ternyata terus berkepanjangan dalam kecemburuannya, maka tentu setiap keadaan mempunyai cara sendirisendiri untuk mengatasinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)









