RSS Feed
Showing posts with label puisi kontemporer. Show all posts
Showing posts with label puisi kontemporer. Show all posts

Saturday, 21 September 2013

Self Authority

kebanyakan dari kita berpikir bahwa mereka mngenakan topeng dan bersandiwara. tapi sebenarnya tidak, kitalah yang harus menyadari bahwa tak seharusnya kita menginginkan setiap hal menjadi seperti apa yang kita harapkan. karena setiap wajah yang ada dibalik topeng itu pun memiliki pilihan. memiliki kebebasan mengenakan topeng . . .

Friday, 20 September 2013

Lakon diatas Panggung Termegah

Bagiku tak selalu harus ada alasan untuk setiap tindak dan tanduk, ini panggung termegah yang dipersembahkan untukmu, untukku, untuk mereka, untuk kita

Siapapun bebas bersandiwara sepuas hati disini. karena definisi hidup itu sendiri adalah sebuah lakon dan kita sendiri yang memilih untuk berperan sebagai apa.

Jika lakon yang kumainkan adalah berupa antagonisme bagimu maka datanglah kehadapanku, ludahilah wajahku dan pergilah dari hadapanku. berhentilah berharap pada seseorang yang tak mau bersandiwara sesuai naskah yang kau inginkan didalam sebuah panggung 

Aku bukanlah sebuah eksistensi yang tepat untuk disebut sebagai sahabat ataupun hanya sekedar teman

Saturday, 23 February 2013

Mencandra segala Dimensi


Raba . . .
Elus . . .
Robek . . .
Patahkan . . .
Singkapkan . . .
Enyahkan  . . .
Matikan . . .

Mencandra segala Dimensi
Related Posts with Thumbnails